Saturday, February 1, 2014

Isl 2014 Diacak Mnc Media, Dapat Ditonton Lewat Uhf & Indovision


Parah! Siaran ISL 2014 Diacak MNC Media Hanya Dapat Ditonton Lewat UHF
Sepak-bola-id.blogspot.com - Mitra sepakbola yang berada di luar jangkauan UHF terancam tidak sanggup menyaksikan siaran eksklusif ISL 2014 yang disiarkan oleh MNC Media. Pasalnya, MNC Media selaku licensed broadcaster ISL 2014 untuk kategori free-to-air television resmi mengacak siaran eksklusif ISL 2014 untuk pemirsa yang menonton melalui satelit Palapa D.

Pihak MNC Media secara resmi memberlakukan pengacakan siaran ISL 2014 untuk pengguna parabola, seiring dengan klausul yang wajib disepakati antara MNC dengan agen BVSports selaku media right licensee ISL 2014.

Hal ini rupanya juga berlaku bagi pelanggan Indovision, Top TV, dan Okevision. Meski tiga operator TV berbayar tersebut juga dimiliki oleh MNC Media, mereka juga tidak sanggup menayangkan ISL 2014 alasannya yaitu tidak mempunyai hak siar untuk televisi berbayar, sehingga tayangan RCTI, MNCTV, dan Global TV akan diganti ke terusan MNC Music ketika pertandingan ISL berlangsung.

Untuk pengguna parabola, siaran ISL hanya sanggup dinikmati lewat terusan Bola Indonesia milik K-Vision, televisi berbayar milik Jacob Oetama yang juga merupakan licensed broadcaster ISL 2014 untuk TV berbayar.

Tentu saja banyak pecinta sepakbola nasional yang merasa kesal alasannya yaitu tidak sanggup menikmati tim kesayangannya bertanding. Banyak kritikan bahkan hujatan ditujukan kepada BV Sports selaku agen hak siar ISL 2014.

Akun twitter K-Vision dan Hadi “Ahay” Gunawan juga tidak lepas dari serbuan mention oleh ribuan kawan sepakbola. Mereka mempertanyakan alasan mengapa siaran ISL diacak untuk parabola.

Menanggapi hal tersebut, Produser RCTI Sports Hadi “Ahay” Gunawan menyarankan supaya pemirsa beralih ke antena UHF supaya tetap sanggup menyaksikan siaran eksklusif ISL 2014.

“Pemirsa, kami mohon maaf atas diacaknya siaran ISL 2014. Ini terkait klausul kami dengan BV Sports yang menyatakan bahwa hak siar yang kami miliki hanya untuk terrestrial, sehingga kami dengan sangat menyesal harus melaksanakan pengacakan selama adu ISL berlangsung. Untuk yang berlangganan Indovision kami juga mohon maaf, alasannya yaitu kami tidak mempunyai hak siar untuk televisi berbayar.”, papar laki-laki yang kerap disapa Bung Ahay tersebut.

Sementara Valentino “Jebret” Simanjuntak menyarankan supaya kawan sepakbola memperbaiki posisi antena UHF bagi yang sudah teranjur mempunyai atau membelinya, kalau sinyal RCTI dan MNCTV kurang baik.

“Kalau di rumah Anda mempunyai duduk kasus dengan penerimaan sinyal MNCTV, tinggal atur aja posisinya, kalau perlu pakai booster yang berkualitas tinggi. Untuk yang pakai parabola sanggup memakai fitur BISS KEY, tapi sayangnya hanya untuk MNCTV saja.”, katanya.

Meski begitu, pihak MNC Media menjamin tidak akan ada pengacakan pada siaran lansgung AFC Cup, Piala Asia U-19, AFF Suzuki Cup 2014, dan home match Timnas Senior & U-23.

“Untuk event internasional yang mewakili Indonesia di kancah Asia, kami mengupayakan untuk tidak melaksanakan pengacakan baik di parabola biasa maupun Indovision.”, terperinci Bung Ahay.

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.