Friday, November 22, 2013

Hilangnya Trequartista (Classic Number 10) Di Periode Sepak Bola Modern

Francesco Totti kini menjadi sisa-sisa kejayaan trequartista di era sepak bola modern
Hilangnya Posisi Trequartista "Classic Number 10" di Era Sepak Bola Modern
Sepak-bola-id.blogspot.com - Sedikit kilas balik buat mengenang kejayaan Liga Italia Serie A Gan... Bagi Agan/Sist yang besar di tahun 1990 - 2000an niscaya tahu Liga apa yang terbaik ketika itu... 


Mungkin Agan para penggemar Serie-A Italia tahun 90-an kenal betul istilah trequartista atau classic number 10. Bagi yang belum tau trequartista merupakan sebutan buat pemain-pemain yang sanggup mengontrol permainan di belakang dua striker atau striker tunggal, pemain yang memiliki skill di atas rata-rata, dengan kontrol sempurna, dribble mumpuni, dan insting mencetak gol yang tinggi. Bermain di belakang dua striker atau striker tunggal tidak mematikan tugas seorang trequartista. Kemampuan para trequartista tidak hanya mengontrol permainan atau sekadar melaksanakan key-pass, tetapi mereka juga diberkahi insting tajam mencetak gol.

Masih ingat kan Agan/Sist nama-nama ibarat Roberto Baggio, Rui Costa, Zinedine Zidane, Francesco Totti, Alessandro Del Piero..?? Saya jamin nama-nama barusan telah menjadi idola Agan/Sist yang mengikuti sepak bola Italia pada tahun 90-an dan awal 2000-an. Roberto Baggio selama karirnya ia berhasil mencetak 221 gol; Del Piero 208 gol; dan yang terbaru Totti dengan torehan 225 gol (bahkan masih bisa bertambah lantaran Del Piero dan Totti masih aktif bermain). Zidane tak perlu lagi kita bahas kehebatannya, ia yaitu maestro, trequartista terbaik yang pernah ada. Saya pikir, banyak dari Agan/Sist juga setuju.... 

Era trequartista klasik di Italia mulai tergerus pada awal tahun 2000-an. Kepergian Del Piero dari Italia pada demam isu panas tahun 2012 menciptakan luka tersendiri. Entah itu bagi para rekan setim, fans, bahkan seorang "lawan abadi" Ale, Francesco Totti, juga bersedih. Bagaimana tidak, pemilik nomor punggung 10 di Italia yang setipe Del Piero memang sudah sedikit jumlahnya. Sebelum Del Piero hijrah ke Australia, pengguna nomor punggung 10 ibarat Del Piero hanya tinggal dirinya dan Totti. Kini Italia kehilangan sosok il pinturicchio, kehilangan seorang trequartista handal.  Pada sepakbola modern, kontrol permainan lebih menentukan tugas deep lying-playmaker atau regista untuk mengatur permainan. Sebenarnya tugas regista dan trequartista sama, mengendalikan permainan sebuah tim tapi seorang trequartista juga diberkahi dalam urusan mencetak gol. Andrea Pirlo, bisa dikatakan regista pertama yang terlihat di dunia sepak bola. Pemain yang punya tugas sama dengan trequartista, namun lebih mendalam. Mungkin il Metronome lah yang telah mengilhami banyak instruktur kini memakai jasa seorang regista, dan menghilangkan tugas trequartista di sepak bola modern. 

Di luar Italia, tak banyak pemain yang sanggup julukan trequartista. Di Argentina, nama Juan Roman Riquelme terlihat sebagai sebuah trequartista andal. Seandainya Riquelme kini masih bermain di tim nasional Argentina bersama Lionel Messi, mungkin Argentina akan menjadi sebuah tim yang menakutkan.  Pada era sepak bola modern ibarat kini ini, tugas playmaker memang masih sangat dibutuhkan, tetapi mungkin mereka tak bisa disebut sebagai seorang trequartista. Xavi Hernandez di Barcelona lebih ibarat regista, ia tidak terlalu membantu penyerangan, hanya mengalirkan laju-laju bola di Blaugrana dan mengontrol permainan. Andres Iniesta bisa saja disejajarkan dengan para trequartista, lantaran dengan skill individu yang di atas normal, juga insting mencetak gol yang tidak mengecewakan tinggi, serta kemampuan mengontrol permainan, dan passing yang sering memanjakan La Pulga di tiap pertandingan yaitu cerminan seorang trequartista.  Lantas disebut apakah David Silva, Samir Nasri, Juan Mata, Eden Hazard, Oscar, Mesut Ozil, Jack Wilshere, Shinji Kagawa atau Mario Gotze? Entahlah, tapi kemampuan mereka masih belum bisa disejajarkan dengan nama-nama ibarat Baggio, Rui Costa, Alessandro Del Piero, Totti maupun Zidane.. 

DERETAN "CLASSIC NUMBER 10" SERIE A
Roberto Baggio (Lahir: 18 Februari 1967)  

Karier: 
1982 - 1985 Vicenza (13 Goal) 
1985 - 1990 Fiorentina (39 Goal) 
1990 - 1995 Juventus (78 Goal) 
1995 - 1997 Milan (12 Goal) 
1997 - 1998 Bologna (22 Goal) 
1998 - 2000 Internazionale (12 Goal) 
2000 - 2004 Brescia (45 Goal)

Zinedine Yazid Zidane (Lahir: 23 Juni 1972) 
Karier: 
1989 - 1992 Cannes (6 Goal) 
1992 - 1996 Bordeaux (28 Goal) 
1996 - 2001 Juventus (24 Goal) 
2001 - 2006 Real Madrid (37 Goal)

Rui Manuel César Costa (Lahir: 29 Maret 1972) 
Karier: 
1990 - 1994 Benfica (13 Goal) 
1994 - 2001 Fiorentina (38 Goal) 
2001 - 2006 Milan (4 Goal) 
2006 - 2008 Benfica (5 Goal)

Alessandro Del Piero (Lahir: 9 November 1974) 
Karier: 
1991 - 1993 Padova (1 Goal) 
1993 - 2012 Juventus (208 Goal) 
 2012 - ....... Sydney FC (14 Goal)

Francesco Totti (Lahir: 27 September 1976) 
Karier: 
1993 - ....... Roma (224 Goal)

Ricardo "Kaka" Izecson dos Santos Leite (Lahir: 22 April 1982) 
Karier: 
2001 - 2003 Sao Paulo (23 Gol) 
2003 - 2009 Milan (70 Goal) 
2009 - ....... Real Madrid (23 Goal)

Wesley Sneijder (Lahir: 9 Juni 1984) 
Karier: 
2002 - 2007 Ajax (43 Goal) 
2007 - 2009 Real Madrid (11 Goal) 
2009 - 2013 Internazionale (13 Goal) 
2013 - ....... Galatasaray (4 Goal)

Komentar:
Di era sepakbola modern ini memang banyak perubahan dan perkembangan di dunia sepakbola. Lebih taktis maennya, ketika ini tim2 modern lebih suka make form 4-2-3-1 dimana dua full back kanan kiri yang bekerja keras naik turun (dibantu double pivot atau cuman 1 pivot aja ditengah bwt meredam serangan/serangan balik ). 

Klo jaman simpulan 99an sampe awal 2000an, kita bisa liat bagaimana superiornya tim2 Italy (Juve, Milan, Inter, Lazio. Fiorentina, bahkan Parma). Mereka punya pakem sendiri dengan 1 gelandang perusak dan trequartista, contoh: siapa yang ga seneng liat liukan dan passing Zidane, ia bisa begitu lantaran punya deputi (Davids) yang bisa ngembat bola di belakang, jadi Zidane ga perlu repot2 turun kebelakang, pun Milan dengan Albertini, Gattuso, Boban. Inter dengan Almeyda sebagai jangkar dan di Biagio sebagai perusak sehingga memudahkan kerja Stankovic atau Recoba...CMIIW Bahkan Parma ikut bersuara dengan duet Crespo dan Chiesa yang ditopang Veron. 

Untuk era kini Italy sedang mencoba pakem gres dengan lebih mengandalkan daya serang tinggi, lihat Juve yang sedang membangun dinasti yang sempat hilang dengan dibantu metronom gaek namun masih sangat brilian hasil temuan Ancelotti, Milan ingin merusak dinasti Juve dengan skuad muda yang enerjik, Inter ingin membayar kegagalan tahun kemarin, Lazio mulai menemukan kembali ritme nya, Napoli hadir dengan new Maradona dari Slovakia, Fiorentina sudah berada dijalur yang tepat asal Ljajic tidak pergi... Namun, semua masih belum cukup, lantaran tim2 Inggris, Jerman, Spanyol, bahkan Prancis...selangkah lebih didepan lantaran mereka punya UANG......

Sekian update isu kali ini seputar Kematian "Classic Number 10" di Era Sepak Bola Modern. Semoga bermanfaat!

Thursday, November 21, 2013

Foto Battle Of Wags: Manchester United Vs Chelsea

 
Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal yang asing, baik yang aktif sebagai atlet maupun hanya berperan sebagai pendukung, tak terkecuali olah raga sepak bola.

Dua tim glamour BPL Manchester United dan Chelsea yang setiap tubruk niscaya seru dan panas ini tak pelak juga menjadi perhatian para WAGs (Wife and Girlfriends) dari bintang-bintang kedua tim yang mempesona.

Selain pendukung, industri olah raga Eropa juga kerap dibumbui oleh paras-paras anggun dari pasangan para pemain sepak bola, atau lebih dikenal dengan istilah WAG's. Berikut formasi pasangan para skuad Setan Merah dan The Blues.

Kumpulan Foto Seksi WAGs Terbaru:

1. Coleen – Wayne Rooney

Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea

2. Olalla Dominguez - Torres
Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea

3. Margaret Natsuki - Shinji Kagawa
Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea

4. Natasha - Eden Hazard
Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea


5. Edurne Garcia Almagro – David De Gea


Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea


6. Islana - Ramires


Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea


7. Georgina Dorsett – Tom Cleverley


Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea


8. Kayla Collins - Ashley Cole


Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea


9. Sam Cooke – Chris Smalling


Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea


10. Martina Cechova - Petr Cech


Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea



11. Helen McConnell – Jonny Evans


Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea

13. Bouchra van Persie – Robin van Persie


Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea


14. Christine Bleakley - Frank Lampard


Sosok wanita di dunia olah raga ketika ini bukan lagi merupakan hal  yang absurd Foto Battle of WAGs: Manchester United vs Chelsea

 Cantik-cantik kan? Mana nih Wags yang paling seksi dan hot? ^_^

Sumber: Bolaonline-id.com

Tuesday, November 19, 2013

13 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Demam Isu 2013 - 2014

 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim  13 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim 2013 - 2014

Sepak-bola-id.blogspot.com - Daftar  11 Pembelian Terburuk Premier League 2013-14
Liga Inggris gres memasuki matchday ke-11, namun kita sudah bisa melihat sejumlah pembelian terburuk demam isu ini. Siapa sajakah pemain yang menjadi pembelian terburuk di Premier League sampai November 2013 ini?


Mulai dari Iago Aspas sampai Marouane Fellaini, berikut ini ialah lima pemain yang menjadi pembelian terburuk di Premier League menyerupai dikutip dari Give Me Sports dan Daily Mail:

1. Pablo Osvaldo (Southampton)
 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim  13 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim 2013 - 2014
Dibeli dari AS Roma dengan nilai transfer £15 juta (setara Rp272 miliar), Osvaldo gagal menunjukkan ketajamannya sampai pekan ke-10 Premier League. Dari enam pertandingan yang sudah dilakoni bersama Southampton, striker timnas Italia gres mencetak satu gol ketika melawan tim juru kunci Crystal Palace.

Cedera sempat mengganggu permainan Osvaldo di awal musim. Sejak kembali dari cedera, striker berdarah Argentina itu terlihat kurang tajam di depan gawang. Pemain yang dijuluki "Jack Sparrow" itu masih harus bekerja keras untuk menemukan permainan terbaiknya.

2. Iago Aspas (Liverpool)
 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim  13 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim 2013 - 2014

Striker asal Spanyol awalnya diperlukan menjadi referensi lini depan Liverpool. Manajer Brendan Rodgers berharap Aspas bisa menunjukkan ketajamannya menyerupai ketika memperkuat Celta Vigo. Dalam dua demam isu terakhir, striker 26 tahun itu bisa mencetak 37 gol bersama Celta Vigo.

Namun, cedera paha menciptakan Aspas harus bolos di beberapa pertandingan. Selain itu, Aspas juga kalah bersaing dengan duet Daniel Sturridge dan Luis Suarez. Aspas sampai sekarang sudah tampil di enam adu Premier League dan belum mencetak gol. Baru tiga bulan dibeli Liverpool, Aspas sudah dikabarkan akan dipinjamkan ke Valencia tengah demam isu ini.

3. Stevan Jovetic (Manchester City)
 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim  13 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim 2013 - 2014

ManCity harus mengeluarkan dana sampai £22 juta (setara Rp399 miliar) untuk mendapat Jovetic dari Fiorentina. Sayang, sampai sekarang pemain asal Montenegro itu gres menjadi starter di satu pertandingan Premier League. Dua pertandingan lainnya hanya menjadi starter. Jovetic memang sudah mencetak dua gol di Piala Liga, namun pemain 24 tahun itu gagal bersinar di Premier League. Jovetic hanya menjadi pilihan keempat sesudah Sergio Aguero, Alvaro Negredo dan Edin Dzeko.

4. Jozy Altidore (Sunderland)
 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim  13 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim 2013 - 2014

Meski masih 24 tahun, striker timnas Amerika Serikat tersebut sudah mempunyai banyak pengalaman di Eropa. Musim kemudian Altidore bermain impresif bersama AZ Alkmaar dengan mencetak 31 gol. Sayang, demam isu ini Altidore belum juga mencetak gol untuk Sunderland dari sembilan penampilan di Premier League. Altidore dibeli dari AZ dengan transfer £7 juta (setara Rp126 miliar).

5. Marouane Fellaini (Manchester United)
 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim  13 Tranfer Pemain Terburuk Liga Inggris Musim 2013 - 2014

Fellaini merupakan transfer "pasrah" MU di bursa transfer demam isu panas lalu, sesudah sejumlah pemain incaran manajer David Moyes gagal didatangkan ke Old Trafford. MU harus membayar £27,5 juta (setara Rp498 miliar) untuk memboyong Fellaini dari Everton.

Sayang, pemain timnas Belgia itu bermain jelek sampai ketika ini. Tampil empat kali di Premier League dan dua kali di Liga Champions, Fellaini belum juga mencetak gol. Terakhir, pemain berambut kribo itu mendapat kartu merahnya bersama MU ketika melawan Real Sociedad di Liga Champions, 5 November 2013.



6. Marteen Stekelenburg (Roma ke Fulham, 4,75 pounds) 

Dibeli dari AS Roma, Stekelenburg diperlukan menjadi salah satu kiper yang akan cemerlang di Premier League. Sayang, nasib berkata lain, sesudah berhasil menjaga clean sheet di pekan pertama, Stekelenburg harus bolos selama dua bulan alasannya ialah cedera. Dari lima pertandingan yang telah dilakoninya, kiper asal Belanda itu telah kemasukan sebanyak 10 kali.
7. John Brayford (Derby County ke Cardiff, 1,5 juta pounds) 

Brayford menjalani tiga demam isu yang mengagumkan bersama Derby, Cardiff yang gres promosi ke Premier League pun pribadi menyukai gaya permainan Brayford. Sayang, sampai ketika ini Brayford bahkan belum sekalipun merumput di Premier League.
8. Martin Demichelis (Atletico Madrid ke Man.City, 3,5 juta pounds) 

Baru sepekan diboyong oleh The Citizens, Demichelis malah harus menepi selama kurang lebih dua bulan alasannya ialah cedera lutut. Demichelis karenanya bisa melakoni debutnya ketika The Citizens menghadapi chelsea, sayang pada adu tersebut mereka kalah dengan skor 2-1. Sepekan setelahnya, Demichelis juga gagal mempersembahkan kemenangan untuk Man.City alasannya ialah harus menelan kekalahan dari Sunderland.
9. Jores Okore (Nordsjaelland ke Aston Villa, 4 juta pounds)
Dicap sebagai salah satu bek terbaik Liga Denmark demam isu lalu, Okore tiba ke Villa Park penuh percaya diri. Apes bagi pemain keturunan Pantai Gading ini, gres menjalani tiga laga, Okore harus menepi sampai final demam isu alasannya ialah mengalami cedera sobek otot ligamen.
10. Jesus Navas (Sevilla ke Man.City, 17 juta pounds)
Dibanderol mahal oleh Man.City, Navas sebetulnya berhasil mempersembahkan empat kemenangan untuk klub barunya itu. Namun, ternyata hanya itupun dari sembilan partai yang telah dilakukan winger asal Spanyol tersebut. Navas juga belum sekalipun mempersembahkan gol untuk klub rival Manchester United tersebut.
11. Erik Lamela (Roma ke Tottenham, 30 juta pounds)
Menjadi salah satu pemain termahal Premier League demam isu ini, Lamela gagal mengambarkan dirinya sebagai salah pemain muda terbaik menyerupai di Roma sedia kala. Pemain asal Argentina itu bahkan belum pernah menjadi starter bagi The Spurs di ajang Premier League.
12. Arouna Kone (Wigan ke Everton, 6 juta pounds)
Menjadi manajer Everton, Roberto Martinez turut membawa beberapa pemain dari klub sebelumnya, Wigan Athletic. Salah satu pemain yang dibawanya ialah Arouna Kone yang menjadi andalan Martinez ketika masih di Wigan. Sayang, striker asal Pantai Gading itu gagal mengambarkan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di Everton alasannya ialah salah bersaing dengan Romelu Lukaku yang dipinjam dari Chelsea.
13. Ricky van Wolfswinkel (Sporting Lisbon ke Norwich, 8,5 juta pounds)
Striker asal Belanda ini gagal menunjukkan performa terbaiknya bersama Norwich. Padahal di Portugal, Van Wolfswinkel kerap menjadi penentu kemenangan timnya dengan tunjangan gol-golnya.

Menurutmu siapa pembelian paling buruk?