Sepak-bola-id.blogspot.com - Sepakbola Indonesia telah sering Dengan yang namanya "Tawuran antar Supporter" bahkan jikalau sanggup dikatakan Jika mengenal Sepakbola Indonesia niscaya identik dengan anarkisme. Terakhir ialah bentrok suporter Persija Jakarta (The Jak) Vs Suporter Persib Bandung (Viking, Bobotoh) di Stadion Si Jalak Harupat Ratusan Jakmania yang tiba ke Bandung untuk menyasikan Persija vs PBR menciptakan musuh turun-temurun mereka tidak terima Ratusan The Jak sempat tertahan di Stadion alasannya ialah diluar sudah dihadang ribuan Viking Bahkan tabrak Persib vs Persija yang akan dilaksakan 22 Februari 2014 harus ditunda.
Entah dengan rival antar supporter yang sulit didamaikan alasannya ialah tidak adanya rasa ingin berdamai dari kubu supporter ataupun dengan faktor lain menyerupai proteksi ganda yang dilakukan dua supporter dalam tim yang sama. Dibulan Februari ini saja, admin sudah mempunyai banyak catatan ihwal tawuran antar supporter, tidak sedikit korbanya meninggal dunia. Beberapa Catatan Buruk Supporter Indonesia dalam ISL 2014 ini adalah:
Entah dengan rival antar supporter yang sulit didamaikan alasannya ialah tidak adanya rasa ingin berdamai dari kubu supporter ataupun dengan faktor lain menyerupai proteksi ganda yang dilakukan dua supporter dalam tim yang sama. Dibulan Februari ini saja, admin sudah mempunyai banyak catatan ihwal tawuran antar supporter, tidak sedikit korbanya meninggal dunia. Beberapa Catatan Buruk Supporter Indonesia dalam ISL 2014 ini adalah:
CNF-Paserbumi, Jupita meninggal dunia
Kasus, tawuran supporter antar sesama pendukung Persiba Bantul, Paserbumi dan CNF. Laga sangkar perdana Persiba melawan Persiram pada 8 Februari 2014 di Stadion Sultan Agung membawa keributan kedua kelompok supporter yang sama-sama mendukung Persiba.
Berawal dari pindahnya Curva Nord Famiglia atau CNF ke tribun utara yang menjadikan bentrok dan saling hantam antara Paserbumi-CNF yang karenanya Jupita, yang menjabat sebagai DPP sekaligus Dirijen Paserbumi menerima pukulan kepala 2x dan menjadikan ia harus dibawa ke rumah sakit, koma 5 hari dan pada karenanya meninggal dunia. Kepergianya sungguh disayangkan keluarga besar Paserbumi dan Persiba Bantul.
Ditusuk ketika ingin nonton Timnas, warga Demak meninggal dunia
Tidak usang dari perkara Jupita, pada selasa 11 Februari 2014 Korban Penusukan Supporter yang gres saja ingin masuk Stadion Manahan Solo ketika Laga ujicoba antara Timnasional U-19 melawan Pra Pon Jateng.
Pada ketika itu, Warga Demak, Jawa Tengah ditusuk dibagian perut memakai senjata tajam menyerupai cutter dan karenanya meninggal dunia sehabis operasi alasannya ialah mengalami pecah pembuluh darah.
Khasus ini menambah banyak Korban yang meninggal pada ketika menonton Sepakbola, bukan hanya tabrak ISL saja namun dipertandingan Tim Nasional.
Arema vs Persita, Bentrok Aremania ft Jak vs Viking ft Benteng Viola
Dilaga Lanjutan Indonesia Super League yang mempertemukan Persita Tangerang melawan Arema di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat pada Kamis, 13 Februari 2014.
Pada hari tersebut, Aremania yang tiba ke Karawang ternyata juga ada kalangan supporter dari The Jakmania dan juga Benteng Viola yang di dampingi Viking. Tawuran terjadi di tiga lokasi,
• Tribun Belakang Stadion, ketika mereka pulang.
• Kantor Pemerintah Daerah Karawang
• GOR Panatayudha
Mereka yang saling didukung dengan supporter lain yang bekerjsama tidak ada kaitanya di tabrak tersebut saling lempar Batu, membawa Senjata Tajam dan Bambu Runcing. Tidak hanya itu saja, Rombongan Bus Arema juga menerima serangan berupa lemparan Batu yang menjadikan pemain-pemain Aremapun ikut mengejar Supporter hingga ke gang-gang seperri Cristian Gonzales.
Dengan Kejadian itu memang tidak ada korban Jiwa, namun telah menciptakan banyak kerugian alasannya ialah Mobil yang diparkir ditempat tawuran rusak akhir lemparan Batu.
Andika, Singa Mania tewas Robek di Kepala dan 3 Tusukan di Perut
Kelompok Supporter Sriwijaya FC yang berjulukan Andika tewas pada ketika menyaksikan pertandingan antara Sriwijaya FC Persijap, selasa 18 Februari 2014 di Stadion Jakabaring.
Andika mengalami robek kepala dan juga tiga bacokan di perut hingga ususnya hampir keluar.
Saat insiden itu, tepatnya ketika pulang menyaksikan tabrak antara Sriwijaya vs Persijap, Andika dan sobat temanya keluar stadion lalu tiba-tiba segerombol masa berbaju hitam dan bersenjata tajam menyerang mereka namun sayang Andika tidak sanggup melepaskan diri dan dikeroyok.
Hal itu diungkapkan oleh ketua Singamania bahwa ia sudah melapor ke polisi dan juga telah mengetahui dari kelompok mana Supporter yang mengeroyok mereka. (Sumber: Garudasia.blogspot.com)
Itulah bebarapa Catatan ihwal perkara janjkematian dan bentrokan Supporter Indonesia, keadaan yang sangat memperihatinkan. Jika tidak ada niatan berubah tentu formasi catatan buruh akan terus bertambah hingga simpulan tahun.
Kasus, tawuran supporter antar sesama pendukung Persiba Bantul, Paserbumi dan CNF. Laga sangkar perdana Persiba melawan Persiram pada 8 Februari 2014 di Stadion Sultan Agung membawa keributan kedua kelompok supporter yang sama-sama mendukung Persiba.
Berawal dari pindahnya Curva Nord Famiglia atau CNF ke tribun utara yang menjadikan bentrok dan saling hantam antara Paserbumi-CNF yang karenanya Jupita, yang menjabat sebagai DPP sekaligus Dirijen Paserbumi menerima pukulan kepala 2x dan menjadikan ia harus dibawa ke rumah sakit, koma 5 hari dan pada karenanya meninggal dunia. Kepergianya sungguh disayangkan keluarga besar Paserbumi dan Persiba Bantul.
Ditusuk ketika ingin nonton Timnas, warga Demak meninggal dunia
Tidak usang dari perkara Jupita, pada selasa 11 Februari 2014 Korban Penusukan Supporter yang gres saja ingin masuk Stadion Manahan Solo ketika Laga ujicoba antara Timnasional U-19 melawan Pra Pon Jateng.
Pada ketika itu, Warga Demak, Jawa Tengah ditusuk dibagian perut memakai senjata tajam menyerupai cutter dan karenanya meninggal dunia sehabis operasi alasannya ialah mengalami pecah pembuluh darah.
Khasus ini menambah banyak Korban yang meninggal pada ketika menonton Sepakbola, bukan hanya tabrak ISL saja namun dipertandingan Tim Nasional.
Arema vs Persita, Bentrok Aremania ft Jak vs Viking ft Benteng Viola
Dilaga Lanjutan Indonesia Super League yang mempertemukan Persita Tangerang melawan Arema di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat pada Kamis, 13 Februari 2014.
Pada hari tersebut, Aremania yang tiba ke Karawang ternyata juga ada kalangan supporter dari The Jakmania dan juga Benteng Viola yang di dampingi Viking. Tawuran terjadi di tiga lokasi,
• Tribun Belakang Stadion, ketika mereka pulang.
• Kantor Pemerintah Daerah Karawang
• GOR Panatayudha
Mereka yang saling didukung dengan supporter lain yang bekerjsama tidak ada kaitanya di tabrak tersebut saling lempar Batu, membawa Senjata Tajam dan Bambu Runcing. Tidak hanya itu saja, Rombongan Bus Arema juga menerima serangan berupa lemparan Batu yang menjadikan pemain-pemain Aremapun ikut mengejar Supporter hingga ke gang-gang seperri Cristian Gonzales.
Dengan Kejadian itu memang tidak ada korban Jiwa, namun telah menciptakan banyak kerugian alasannya ialah Mobil yang diparkir ditempat tawuran rusak akhir lemparan Batu.
Andika, Singa Mania tewas Robek di Kepala dan 3 Tusukan di Perut
Kelompok Supporter Sriwijaya FC yang berjulukan Andika tewas pada ketika menyaksikan pertandingan antara Sriwijaya FC Persijap, selasa 18 Februari 2014 di Stadion Jakabaring.
Andika mengalami robek kepala dan juga tiga bacokan di perut hingga ususnya hampir keluar.
Saat insiden itu, tepatnya ketika pulang menyaksikan tabrak antara Sriwijaya vs Persijap, Andika dan sobat temanya keluar stadion lalu tiba-tiba segerombol masa berbaju hitam dan bersenjata tajam menyerang mereka namun sayang Andika tidak sanggup melepaskan diri dan dikeroyok.
Hal itu diungkapkan oleh ketua Singamania bahwa ia sudah melapor ke polisi dan juga telah mengetahui dari kelompok mana Supporter yang mengeroyok mereka. (Sumber: Garudasia.blogspot.com)
Itulah bebarapa Catatan ihwal perkara janjkematian dan bentrokan Supporter Indonesia, keadaan yang sangat memperihatinkan. Jika tidak ada niatan berubah tentu formasi catatan buruh akan terus bertambah hingga simpulan tahun.
#SaveIndonesianFootball

0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.