Sepak-bola-id.blogspot.com - Final Piala Dunia Tahun 1974 Pakai Koin Indonesia
Perhelatan Piala Dunia Sepakbola di Brazil 2014 tinggal beberapa bulan lagi. Ajang sepakbola akbar 4 tahunan ini sangat dinantikan banyak orang tak terkecuali di Indonesia. Ada hal yang menarik di Indonesia terkait pelaksanaan Piala Dunia ini, dimana-mana banyak digelar nonton bareng (Nobar) pertandingan eksklusif melalui televisi yang disiarkan oleh stasiun yang memperoleh hak siar.
Indonesia ialah negara pertama di benua Asia yang pertama ikut Piala Dunia (World Cup). Pada penyelenggaraan Piala Dunia di Prancis Tahun 1938,Indonesia waktu itu masih berjulukan Hindia Belanda (Dutch East Indies). Pada putaran akibat Piala Dunia ini Indonesia hanya bertahan di putaran pertama saja sesudah takluk dari Hungaria dengan skor 6 – 0 dan yang menjadi juara pertama dikala itu ialah Timnas Italia.
Indonesia ialah negara pertama di benua Asia yang pertama ikut Piala Dunia (World Cup). Pada penyelenggaraan Piala Dunia di Prancis Tahun 1938,Indonesia waktu itu masih berjulukan Hindia Belanda (Dutch East Indies). Pada putaran akibat Piala Dunia ini Indonesia hanya bertahan di putaran pertama saja sesudah takluk dari Hungaria dengan skor 6 – 0 dan yang menjadi juara pertama dikala itu ialah Timnas Italia.
Meski Indonesia semenjak kemerdekaannya sampai sekarang belum pernah berhasil melaju ke ajang Piala Dunia, tapi Indonesia pernah ikut ambil bab di ajang ini dalam bentuk yang lain. Indonesia pernah diwakili oleh satu keping koin (uang receh) senilai Rp 2.000 di ajang akibat Piala Dunia Sepakbola pada tahun 1974 di Jerman Barat (sebelum reunifikasi). Wasit yang memimpin akibat antara Timnas Sepakbola Jerman Barat melawan Timnas Belanda, Jack Taylor dari Inggris memakai koin Indonesia untuk mengundi siapa yang lebih dulu membagi bola antara kedua Kapten Timnas; Franz Beckenbauer (Jerman Barat) dengan Johan Cruyff (Belanda).
Dan pemenang pada tahun itu ialah tuan rumah Jerman Barat sesudah mengalahkan Belanda dengan skor 2 – 1.
Mata uang Indonesia berbentuk koin senilai Rp 2.000 diterbitkan oleh Bank Sentral Indonesia pada tahun 1974 sebanyak 43 ribu keping. Koin ini bergambar seekor harimau jawa dan lambang garuda Pancasila di masing-masing sisinya.
Dengan kondisi persepakbolaan Indonesia yang prestasinya timbul tenggelam, rasanya jarak masih jauh bagi Timnas Indonesia untuk ikut berlaga di ajang Piala Dunia, apalagi dengan posisi peringkat FIFA di urutan 162. Meski para pemain Timnas Sepakbola Indonesia belum pernah berlaga sekalipun di ajang yang sangat bergengsi ini, nama Indonesia jauh sebelumnya sudah disebut melalui koin untuk pengundi pembagi bola yang dipakai oleh Wasit Jack Taylor, thanks Mr Taylor.
Mata uang Indonesia berbentuk koin senilai Rp 2.000 diterbitkan oleh Bank Sentral Indonesia pada tahun 1974 sebanyak 43 ribu keping. Koin ini bergambar seekor harimau jawa dan lambang garuda Pancasila di masing-masing sisinya.
Dengan kondisi persepakbolaan Indonesia yang prestasinya timbul tenggelam, rasanya jarak masih jauh bagi Timnas Indonesia untuk ikut berlaga di ajang Piala Dunia, apalagi dengan posisi peringkat FIFA di urutan 162. Meski para pemain Timnas Sepakbola Indonesia belum pernah berlaga sekalipun di ajang yang sangat bergengsi ini, nama Indonesia jauh sebelumnya sudah disebut melalui koin untuk pengundi pembagi bola yang dipakai oleh Wasit Jack Taylor, thanks Mr Taylor.
Salam sepakola nasional!!!


0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.