Sepak-bola-id.blogspot.com - Inilah 10 Transfer Pemain Gratisan Terbaik
Robert Lewandowski memastikan hijrah ke Bayern Munchen pada animo depan. Striker asal Polandia itu pindah dari Borussia Dortmund ketika kontraknya habis. Dengan kata lain, Bayern menggaet salah satu bomber terbaik Eropa itu tanpa mengeluarkan biaya transfer.
Robert Lewandowski memastikan hijrah ke Bayern Munchen pada animo depan. Striker asal Polandia itu pindah dari Borussia Dortmund ketika kontraknya habis. Dengan kata lain, Bayern menggaet salah satu bomber terbaik Eropa itu tanpa mengeluarkan biaya transfer.
Kenyataan ini tentu menciptakan banyak klub besar Eropa merasa iri. Bisa menggaet penyerang sekaliber Lewandowski dengan gratis menjadi hal yang cukup langka. Jika ditelusuri selama beberapa tahun terakhir, ada juga klub-klub yang pernah bernasib sebaik Bayern.
Tak sedikit pemain kelas dunia yang menentukan hijrah ketika kontraknya habis. Kondisi yang menciptakan klub pemiliknya harus gigit jari alasannya yaitu tak bisa mengeruk uang berlimpah. Berikut 10 transfer gratis terbaik ibarat dilansir Daily Mail.
1). Steven McManaman (Liverpool ke Real Madrid)
Ketimbang memperbarui kontrak bersama Liverpool, Steve McManaman menentukan hijrah ke Real Madrid dan mengikat kontrak berdurasi lima tahun. Saat itu, ia juga menolak pinangan sejumlah klub besar ibarat Barcelona, Lazio, Inter Milan, dan Juventus.
Jika di Inggris Macca terbiasa bermain sebagai winger, di Spanyol ia justru impresif menjadi gelandang serang. Dia turut membantu Madrid meraih dua gelar La Liga, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan dua gelar Liga Champions.
2). Henrik Larsson (Celtic ke Barcelona)
Setelah sukses bersama Celtic, Larsson menentukan mencari peruntungan di Barcelona pada 2004. Meski tak melulu menjadi starter, tugas Larsson cukup vital di skuad Blaugrana.
Striker gaek asal Swedia itu bisa mempersembahkan dua gelar La LIga, Piala Super Spanyol, dan Liga Champions.
3). Michael Ballack (Bayern Munchen ke Chelsea)
Saat kontraknya bersama Bayern Munchen tuntas, Michael Ballack menjadi buruan sederet klub besar Eropa. Termasuk Real Madrid dan Manchester United. Namun, ia balasannya menentukan hijrah ke Chelsea dengan gratis.
Selama di Stamford Bridge, Ballack bisa membawa Chelsea mencapai final Liga Champions pada 2008 sebelum kalah laga penalti dari Man. United. Dia tetapkan kembali ke Jerman pada 2010.
4). Sol Campbell (Tottenham ke Arsenal)
Bagi fans Tottenham Hotspur, Sol Campbell disebut pengkhianat alasannya yaitu membelot ke klub rival, Arsenal pada 2001. Pindah dengan status bebas transfer, Campbell meraup sukses bersama The Gunners.
Di Arsenal, Campbell meraih dua trofi Premier League, tiga FA Cup, dan sekali tampil di final Liga Champions. Pada simpulan karier di Arsenal, Portsmouth mengambil laba dengan merekrutnya sesuai hukum Bosman.
5). Markus Babbel (Bayern Munchen ke Liverpool)
Liverpool mengambil laba dari penolakan Babbel memperbarui kontrak bersama Bayern. Pada 2000, The Reds mendatangkan salah satu bek kanan terbaik Eropa itu dengan status bebas transfer.
Selama berkarier di Anfield, Babbel bisa mempersembahkan satu gelar Piala FA, Piala UEFA, dan Piala Liga.
6). Fernando Llorente (Bilbao ke Juventus)
Seperti halnya Lewandowski, Fernando Llorente juga tiba ke Juventus sebagai salah satu penyerang tengah terbaik Eropa. Penampilan bersama Athletic Bilbao menciptakan I Bianconeri kepincut dan menggaetnya secara gratis pada animo panas 2013.
Keinginan Llorente hengkang dari Bilbao dan menolak sodoran kontrak gres menciptakan banyak klub sempat mengantre. Namun, Juventus memenangi perburuan. Sempat kesulitan adaptasi, sekarang performa Llorente kian menanjak.
7). Brad Friedel (Liverpool ke Blackburn)
Liverpool mempersilakan Friedel pergi alasannya yaitu lebih menentukan Sander Westerveld sebagai kiper utama. Blackburn Rovers pun bergerak cepat dengan menggaet Friedel secara cuma-cuma.
Di Blackburn, Friedel menjadi sosok tak tergantukan. Tampil sebanyak 287 kali beruntun, dan bahkan sukses mencetak satu gol. Pada 2008, ia balasannya pindah ke Aston Villa dengan mahar 2,5 juta pounds.
8). Esteban Cambiasso (Real Madrid ke Inter)
Gagal menerima kawasan di Real Madrid, Cambiasso tetapkan mendapatkan pinangan Inter Milan ketika kontraknya habis pada 2004. Keputusan itu menguntungkan kedua pihak, Cambiasso dan Inter.
Jalinan kasih keduanya sukses menghadirkan empat gelar Scudetto. Dia juga berperan penting ketika membawa Inter meraih treble winners pada 2010.
9). Roberto Baggio (AC Milan ke Bologna)
Sempat dibuang Juventus sesudah kemunculan Alessandro Del Piero, Baggio mencoba mencari peruntungan di AC Milan. Namun, instruktur Arrigo Sacchi tak memberi iman lebih kepada mantan pemain terbaik dunia ini.
Pada 1997, Bologna merekrut Baggio dari Milan secara gratis. Di Bologna, Baggio sukses menemukan kembali kebintangannya, termasuk mencetak 22 gol. Alhasil, ia pun dipanggil lagi membela timnas Italia pada Piala Dunia 1998.
10). Andrea Pirlo (AC Milan ke Juventus)
Keputusan Milan melepas Pirlo pada 2011 disambut sukacita oleh Juventus. Dengan kualitas sebagai salah satu pengatur serangan terbaik Eropa, Juventus beruntung bisa menggaetnya secara gratis.
Pirlo sukses membantu Juventus kembali menjadi yang terbaik di Italia dua tahun beruntun. Pun mengantarkan Italia melaju ke final Euro 2012.

0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.